Selain terkenal akan koleksi busananya, koleksi jam tangan Guess juga mampu menarik perhatian para pecinta mode. Dengan desainnya yang mewah dan elegan, Guess pun meluncurkan koleksi jam tangan terbarunya.
Penggabungan sisi feminim dan maskulin masih menjadi fokus koleksi jam tangan Guess Spring/Summer 2011. Rangkaian jam tangan yang bernama 'White Hot' ini dipamerkan di restoran Jack Rabbit, Kuningan, Jakarta pada Kamis kemarin (26/05/2011).
Jam tangan 'White Hot' didesain modern, elegan dan timeless sehingga bisa dikenakan kapan saja dan dimana saja. Sesuai dengan namanya jam tangan ini hadir dengan tampilan serba putih yang minimalis.
Kelebihan dari jam tangan ini adalah bingkai jam yang besar dan dihiasi oleh shimmery crystals. Jam ini juga dilengkapi dengan case bermaterial white enamel dan stainless steel.
Bagi Anda yang memiliki percaya diri dan selalu ingin terlihat bergaya, jam tangan dari Guess bisa menjadi pilihan tepat. Jam tangan yang memiliki lima gaya desain ini sudah tersedia di semua butik Guess di Indonesia, dengan kisaran harga mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 jutaan.
Wawww, malah banget ya jam tangan ini, hahahaha. Tapi keren, warna putih'a so elegan and so cute. Ayoo, yg suka beli ajja, yang ngak punya duit nabung dlu ajja ya, kpan" kalo udh ada baru beli. *kpan-kpannya barang'a udh abis* hahahaha
Kalo buat gue cie blum penting-penting amat dah cz masih jauh nikah'a tapi mungkin ini brguna buat yang mau nikah, apalagi nikah muda, mesti baca ini dulu yaa
Saat ini, bisa jadi Anda dan si dia tengah dimabuk cinta dan siap untuk menikah. Namun jangan buru-buru dulu memutuskan naik pelaminan.Menikah bukanlah keputusan yang bisa diambil dalam sekejap mata. Ingatlah, bahwa pria yang Anda nikahi itu nantinya akan jadi bagian hidup Anda selamanya.
Oleh karena itu, baik Anda dan pasangan, satu sama lain, sebaiknya sama-sama mengetahui lima hal di bawah ini, seperti dikutip dari Glamour:
1. Masa Lalu
Sudahkah Anda mengetahui kisah cinta si dia di masa lalu? Apakah pasangan juga sudah tahu tentang hubungan asmara Anda dahulu?.Berbagi soal cerita cinta di masa lalu perlu dilakukan. Tidak perlu semua detail kisah Anda diceritakan. Setidaknya, Anda dan pasangan memiliki informasi yang cukup sehingga tak akan terkejut di kemudian hari jika orang-orang di masa lalunya itu muncul. Masa lalu ini juga menjadi penting jika Anda akan menikahi seorang duda. Anda perlu mengetahui detail tentang perceraiannya, seperti apakah dia punya perjanjian dengan mantan istrinya soal biaya pengasuhan anak.
2. Anak
Sebelum memutuskan menikah, sebaiknya Anda dan pasangan sudah memiliki visi yang sama soal anak. Apakah Anda dan si dia sepakat untuk langsung memiliki anak atau memilih menundanya dulu. Jika bahas setelah pernikahan dan ternyata Anda dan si dia berbeda visi, hal ini bisa jadi masalah bagi Anda berdua.
3. Pekerjaan
Bukan hanya soal anak saja yang Anda dan pasangan perlu sepakati sebelum menikah. Sebelum janji setia sehidup semati itu diucapkan, Anda sebaiknya bertanya pada pasangan apakah nantinya Anda harus bekerja atau menjadi ibu rumah tangga.Masalah di atas bisa jadi perdebatan serius jika nantinya dibahas saat pernikahan sudah terjadi. Apalagi jika ternyata Anda ingin bekerja, sementara suami minta Anda di rumah saja.
4. Keluarga
Tentu saja Anda perlu banyak tahu soal keluarganya. Mulai dari silsilah, kebiasaan, atau adakah masalah yang mungkin bisa mempengaruhi hubungan Anda.Jangan sampai ketidaktahuan Anda atau pasangan soal keluarga masing-masing memperkeruh hubungan saat sudah menikah. Kalau ternyata ada masalah dan diketahui sebelum menikah, Anda dan pasangan bisa mencari solusinya sekarang.
5. Keuangan
Masalah uang seringkali jadi alasan pasangan yang sudah menikah memilih bercerai. Oleh karena itu, sebelum Anda mengalami hal itu, cari tahu dulu soal keuangan dan pola hidup pasangan.Berkomunikasilah soal kebiasaan Anda dalam urusan uang, misalnya bagaimana pola pengeluaran Anda atau pasangan, ke mana saja uang itu dihabiskan setiap bulannya, dan lain-lain. Jangan sampai masalah keuangan ini baru diketahui setelah menikah dan ternyata membuat Anda atau pasangan terkejut sehingga menjadi masalah.
nahh kira" gtu deh tips" buat yg mau married, harus di pikir dlu maka'a jgn cuman percaya ma cinta ajja, MKAN TUH CINTA!! *Knpa jadi gue yg esmosi ya??* maap ya kawan" keceplosan marah-marah, hahahahaha
True story dari seorang anak laki-laki yg ngak tau spa nama'a tapi dy peduli banget ama ibunya mulai dari dy kecil sampe dy jadi org sukses, baca deh yaa
Artikel Ini Diambil Dari:Dunia Unik http://www.dunia-unik.com
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "Makanlah nak, aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata : "Minumlah nak, aku tidak haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH
Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "Jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.
Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu ! " Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.
Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita. Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari`.
Jesika Nila Weni 2010 - 2015. Diberdayakan oleh Blogger.